"Lelah yang Tak Bisa Diceritakan"

Ada lelah yang tak bisa diceritakan,
seperti mendung yang memilih diam di langit,
bukan karena tak ingin turun hujan,
tapi karena takut tak ada yang sudi meneduh.

Ada letih yang tak tahu ke mana pulang,
ditelan rutinitas,
dipeluk harapan,
disesap sepi yang tak minta pengertian.

Ingin menangis,
tapi mata sudah biasa kering.
Ingin bercerita,
tapi kata tak tahu harus ke mana berjalan.

Maka kutulis diam dalam hati,
kusimpan retak di balik senyuman.
Biar lelah ini tetap berwibawa,
meski diam-diam ingin rebah dan hilang sementara.

Karena tidak semua luka butuh suara,
tidak semua penat bisa diterka.
Ada yang cukup Tuhan saja yang tahu…
dan itu… cukup membuatku bertahan.