Untuk Diriku yang Masih Bertahan

Terima kasih, diriku…

Untuk pagi-pagi yang kamu Jalani meski semalam kamu menangis.

Untuk tetap tersenyum di depan banyak orang,

Padahal hatimu sedang remuk di dalam diam.


Terima kasih,

Sudah memilih sabar,

Padahal kamu punya banyak Alasan untuk menyerah.

Sudah memilih diam,

Padahal kamu ingin sekali didengar.


Aku tahu, kamu pernah lelah.

Pernah merasa sendiri.

Pernah merasa tidak ada yang paham.

Tapi kamu tetap melangkah.

Tidak sempurna, tapi sungguh luar biasa.


Diriku yang tercinta…

Maaf jika selama ini aku terlalu keras padamu,

Menuntutmu untuk kuat terus,

Padahal kamu juga butuh pelukan,

butuh jeda, butuh istirahat.


Hari ini,

Aku ingin bilang:

Kamu hebat.

Bukan karena kamu tak pernah jatuh,

Tapi karena kamu selalu mau bangkit, meski berkali-kali roboh.



Terima kasih…

Sudah bertahan sejauh ini.

Insyaa Allah, pelan-pelan… Semua akan terbayar.

Bukan hanya di dunia, tapi juga di sisi-Nya.


Peluk untuk diri sendiri,

Karena tidak ada yang lebih Tahu perjuanganmu, selain Allah dan dirimu sendiri.