Untuk diriku, yang sedang belajar pulang
Pelan tak apa
selama langkahmu masih jujur pada hati.
Biarkan dunia berlomba,
kau cukup jadi penonton yang tenang,
menyeduh keberanian dalam diam.
Tak perlu selalu gagah,
cukup pulih hari ini tanpa terburu.
Karena mencintai diri,
kadang artinya membiarkan luka bernapas,
tidak ditekan, tidak disembunyikan…
hanya ditemani.
Dan pada akhirnya,
yang kau butuhkan bukan finish line
tapi tanganmu sendiri yang tak lagi tergenggam erat kesedihan.
Pelan tak apa,
asal pulangnya tetap ke dirimu.
