Ruang Ikhlas

Selalu sisakan ruang…

untuk ikhlas yang diam-diam tumbuh,

di antara harapan yang tiba-tiba runtuh.


Sebab hidup kadang tak mengetuk,

ia masuk tiba-tiba, membawa kecewa

yang tak pernah sempat kita jaga.


Bukan salahmu berharap,

dan bukan salah siapa pun saat kenyataan memilih arah lain.

Yang perlu…

hanya sepotong hati yang bersedia melunak,

dan ruang kecil di dalam dada

untuk menerima

apa yang tak bisa kita ubah.


Sebab tak semua luka datang untuk melukai,

kadang… ia datang agar kita lebih pandai

memaafkan,

melepaskan,

dan melanjutkan.