Di dunia yang penuh sorot dan sapaan,
aku belajar satu hal:
senyum bukan selalu tanda cinta.
Kadang, itu hanya formalitas.
Kadang, itu hanya strategi.
Aku pernah percaya semua yang tersenyum padaku,
adalah teman.
Ternyata, beberapa hanya menunggu aku jatuh
agar mereka bisa berkata, “Sudah kuduga.”
Tapi aku tak marah.
Aku hanya lebih bijak sekarang.
Dan lebih selektif pada siapa yang aku izinkan masuk ke dalam doa-doaku.
