Rahmat yang Digiring oleh-Nya

Refleksi dari Ali Imran ayat 74

Yakhtaṣṣu biraḥmatihī may yasyā’, wallāhu żul-faḍlil-‘aẓīm

“Allah menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah memiliki karunia yang agung.” (Ali Imran: 74)


Di antara banyaknya harapan yang kita panjatkan, ada satu yang paling lembut: 

agar Allah menggiring rahmat-Nya kepada kita. 

Bukan karena kita layak, tapi karena Dia Maha Pemurah.


Setiap pagi, setelah Subuh, aku ulangi ayat ini enam kali. 

Bukan sekadar dzikir, tapi doa yang tersembunyi di dalamnya:

Agar rahmat-Nya datang, 

Meski aku belum sempat memintanya dengan kata-kata.


Aku percaya, 

Rahmat Allah tidak selalu berupa hal besar. 

Kadang ia datang dalam bentuk ketenangan, 

Dalam cinta yang menumbuhkan, 

Dalam arah yang tak membuatku tersesat.


Dan aku tahu, 

Jika ada yang membaca ini lalu ikut mengamalkan, 

Maka pahala akan mengalir seperti cahaya yang tak padam. 

Karena kebaikan, 

Selalu punya cara untuk kembali kepada yang menanamnya.