Aku melangkah mendekat pada-Mu,
meski jalan dunia terasa sempit,
sandaran pergi, rezeki pun layu,
namun hati ini tak lagi sempit.
Hari berganti dengan kabar berat,
hutang menunggu, harap tersendat,
namun di dada tumbuh cahaya hangat,
menyembuhkan luka tanpa syarat.
Tak lagi kubiarkan resah berkuasa,
tak lagi kutanya mengapa begini,
sebab keyakinan kian terasa,
Engkau selalu ada di sisi.
Di genggaman-Mu kutemukan damai,
jalan keluar pasti Kau sediakan,
lebih indah dari mimpi yang usai,
lebih luas dari hitungan beban.
