LEPASKAN YANG MELUKAI

Jangan selalu ingin tahu tentang dia,  

bila jawabannya hanya serpihan luka.  

Bila setiap bisikan tentangnya  

menjadi duri yang merobek tenangmu.  


Biarkan waktu merawat jarak,  

bebaskan pikiranmu dari bayangan yang tak kembali.  

Jaga hatimu dari ingatan yang tak ingin sembuh,  

jaga kesehatan jiwamu, karena kamu berharga.  


Luka bukan tak bisa hilang,  

ia hanya butuh ruang untuk bernapas,  

butuh kasih yang tak mengikat masa lalu,  

agar esok bisa kau sambut dengan utuh.




IKHLAS


Aku tidak pernah ingin tinggal di kursi roda

Aku tidak pernah berpikir aku akan berada di kursi roda

Hidup ini ujian dan tantangan

Hidup akan menjadi mudah jika kamu berharap dan berpikir hidup menjadi mudah.

Takut tidak apa-apa

Sesekali menangis juga tidak apa-apa.

Dihina, di caci, di rendahkan, di sepelekan, sudah biasa.

Tanamkan di dalam hati kamu, untuk terus bangkit dan tunjukkan kepada mereka bahwa ketidaksempurnaan bukan halangan dalam mencapai kesuksesan


Ana Restuningtyas


LANGKAH PEREMPUN INDONESIA

Karya : Ana Restuningtyas

Judul Puisi : WANITA HEBAT INDONESIA

Dibacakan oleh : Nurhidayah Siregar, S.Pd, M.Ag

Dalam Talkshow Lomba Cerpen "PEREMPUAN HEBAT INDONESIA"

Mingu, 04 April 2021

melalui Zoom Meeting

Terimakasih KETUA UMUM LPI Ibu Effy Kuswita SH

Bunda Dr Rika Sa'diyah, M.Pd

Terimakasih atas bimbingannya.

Terimakasih Kakak Narasumber, Kak Dian Rachmawati, SE, M.M

dan Kak Asya Apiah, S.Pd

Barakallohu Fiikum


MALAM NISHFU SYA'BAN


Dalam terangnya purnama Nishfu sya'ban

Semesta mengembangkan senyumnya

Berduyun-duyun orang-orang mendatangi masjid ataupun mushola

Melafadzkan doa memohon ampunannya


Malam nishfu sya'ban yang bercahaya

Pertanda akan hadirnya tamu nan mulia

Bulan Ramadhan nan penuh Suci

Bulan penuh ampunan untuk semua insani


Dimana catatan amalmu akan di angkat kelangit

Penuhilah malam-malam yang di lalui dengan ibadah

Instropeksi diri akan hidup yang telah di jalani

Memohon ampunan pada Illahi Robbi


Malam nishfu sya'ban nan di nanti-nanti

Alhamdulillah akan waktu yang Kau beri

Untuk kami berjumpa kembali pada bulan Ramadhan nan suci

Semoga kami bisa menjalani ibadah dengan lebih baik lagi






KESENDIRIAN

 

 Menikmati kesendirian

Ternyata lebih melegakan

tanpa beban

terasa ringan menjalankan

 

Menikmati kesendirian

tetapi tidak sendiri

Masih banyak yang peduli

Walau hanya Menyemangati

 

Menikmati kesendirian

Dalam ruang hati yang masih tak ingin di ganggu

banyak tugas yang harus di selesaikan

konsentrasikan pikiran tanpa memikirkanmu


 

Menikmati kesendirian

biar kuobati perihnya luka dihati

sebuah pengkhianatan

rasa sayang yang kini berubah jadi benci