JUMAWA

JUMAWA 
Poem & Voice Ana Restuningtyas 

Link youtube : https://youtube.com/channel/UCAaJFiyyv5lViC2J751HYMg 

Selalu merendahkan orang lain
Selalu berpikir negatif kepada orang lain
Selalu menolak kebenaran,
Mempersulit urusan orang lain
Seakan diri paling sempurna

Membanggakan diri
Apa yang di banggakan?
Kemana2 kita bawa kotoran

Membanggakan harta..?
Harta hanya titipan
Kalau Alloh mau mengambil kembali dengan satu kedipan 
Musnah semua yang kita punya

Lalu apa yang kita sombongkan..?
Kenapa masih sering mencaci orang lain
Menyakiti hati orang lain
Bagaimana kalau tiba-tiba Alloh kunci mulut kita dengan tidak bisa berbicara.

Lalu.. Apa yang kita sombongkan.?
Ilmu..
Kalau tidak di amalkan 
Ilmu itu akan sia-sia kita dapatkan
Tidak ada keberkahan di dalamnya.

Apa yang kita sombongkan..?
Paras muka yang menawan?
Tidakkah kita tahu, paras muka ini akan dimakan cacing dan ular tanah di dalam kubur nanti

Apa yang di sombongkan..?
Sangat mudah bagi Alloh  untuk membongkar segala aib yang kita miliki, jika Alloh berkehendak.

Astoghfirullohaladziim..
Ampuni kami Ya Robbi..
Kami yang tertipu duniawi

#puisi #puisireligi #puisimotivasi #puisisepertigamalam #puisimalam #tahajud #kumpulanpuisiana

WANITA HEBAT DI BALIK KEMUDI

"WANITA HEBAT DI BALIK KEMUDI"
Poem & Voice : Ana Restuningtyas 
Link Youtube : https://youtu.be/4uyzrA4Yv04

Wanita Hebat Di balik kemudi
Menyusuri jalan banyak tikungan
Membawa truk besar dan panjang
Banyak yang menyangsikan
Tetapi engkau mampu menunjukkan 
Bahwa wanita juga bisa 
melakukan pekerjaan di balik kemudi truk besar.

Raden ajeng kartini pernah berkata
Sudah waktunya emansipasi wanita
Bahwa wanita sejajar dengan pria
Tanpa kehilangan kodratnya
Sebagai wanita sholeha.

Wanita hebat tulang punggung keluarga
Bekerja semampu tenaga
Beban hidup yang harus di tanggungnya
Doa anak anak menjadi cambuk semangatnya

Wanita kuat di balik kemudi
Kagumku tiada henti
Menjadi juru mudi bukan halangan untuk tetap menjalankan syariatnya
Sebagai muslimah shaleha 

#puisi #inspirasi #puisike22

JUMAH MUBARAK

"JUMAH MUBARAK"
Poem : Ana Restuningtyas 
Voice : Nurhidayah Siregar, S.Pd,. M.Ag 
OyyoNoerhidayah Siregar 

Alam sudah menyapa dengan cuaca yang cerah
Kesibukan di sana sini sudah mulai terasa
Dengan di awali Bismillah
Mari awali aktifitas di hari nan penuh berkah

Hari ini hari jumah
Mari perbanyak sholawat mengagungkan junjungan kita
Baginda rasululloh shallallohu alaihi wasallam 
yang sangat mencintai umatnya
Kita mendekat dengan mengikuti sunah_sunahnya
Berharap kelak kita semua mendapat syafaatnya

Menyayangi dan mencintai anak-anak yatim
Karena baginda rosul mengajarkan kita tentang itu
Lalu sisihkan harta kita, memperbanyak sedekah
Sebagai bekal perjalanan di alam barzah

Jumah penuh berkah
Mari langitkan doa-doa penuh hikmah
Selipkan doa untuk negeri
Yang sedang di hantui pandemi.

Link Youtube : https://youtube.com/channel/UCAaJFiyyv5lViC2J751HYMg

#puisi #jumahmubarak #juli #puisike19

SURAT UNTUK MALAIKAT KECILKU

Malaikat kecilku

Mungkin Tuhan menghukumku karena tidak bisa menjagamu

Makhluk kecil yang tumbuh di rahim seorang ibu yang tak menyadarinya

Hari itu gumpalan darah keluar dengan sakit yang tiada tara

Tiba² hati merasa kehilangan yang luar biasa nelangsa


Malaikat kecilku

Kamu yang selalu hadir dalam mimpi, lembut tangan mungilmu, menyapu air mataku.

Walau waktu terus berlalu

Suatu saat nanti kita pasti akan bertemu


Malaikat kecilku cahaya qalbuku

Terimakasih telah hadir dalam rahimku

Sebagai tanda cinta orangtua mu

Walau takdir berkehendak lain


POEM DEAR TUAN

ARNT CHANEL
DEAR TUAN
Karya : Ana Restuningtyas

Tuan 
Aku tahu hatimu sedang dilanda bimbang
Dilema dalam kehidupan
Akibat salah ucap yang pernah kau lontarkan
Perjanjian hati kau permainkan

Tuan
Penaku selalu menulis kisahmu
Entah kenapa penaku memujamu
Betapa bahagia perempuan yang ada dalam hatimu
Kamu curahkan segala rasa cintamu

Tuan
Apakah kamu sedang merindukan seseorang
Yang terhalang pembatas atas nama pandemi
Seseorang yang kamu perjuangkan
Yang hilang akan kerakusan, keegoisan diri

Teruslah berjuang tuan
Waktu dan kesempatan akan datang lagi
Teruslah menguat dengan taat
Walau kanan kiri membuatmu sesat

Tuan
Penaku akan selalu mengukir aksara tentangmu
Jangan biarkan keadaan melemahkan imanmu
Percayalah tuan
Alloh sedang menaikkan tinggi levelmu
Menembus batas dimensimu
Raihlah dengan kesabaran yang tiada batas