NEGERIKU SEDANG CEMBURU

 

Negeriku sedang cemburu

Juli 2021



Jumawa terus di pertontonkan

Siraman air kepada pedagang

Dagangan di bawa dengan kasar

Denda di mana mana

Buruh bangunan di keluarkan dari pekerjaan

 

Rasa kemanusiaan sudah terkikis

Berseragam bermuka bengis

Seakan hidup di dunia selamanya

Tidak sadarkah mereka, karma ada di depan mata.

 

Negeriku sedang cemburu

Koruptor di lindungi

Rakyat kecil di tangkapi

Tidak sependapat, langsung tangkap

Sedangkan para koruptor hilang lenyap

Beritanya di telan bumi


Rakyat diam, kelaparan

Mengikuti aturan yang menyesatkan

Takut mengungkapkan

Karena telah terjadi pembungkaman

POTRET KEMISKINAN

POTRET KEMISKINAN 
Karya :Ana Restunimgtyas

Bapak pengayuh becak duduk termenung, tatapannya kosong
Berangkat pagi perut belum terisi
Perih tak di rasakannya
Hanya air mineral menopang kelaparannya

Matahari semakin meninggi
Membakar kulitnya yang menghitam
Berhari-hari sepi penumpang
Semenjak ppkm level pertama hingga sekarang

Di rumahnya, seorang ibu sedang membakar singkong untuk makan, tidak ada nasi ataupun lauk pauk di rumahnya.
Hanya ada singkong hasil dari buruh di kebun juragan desanya.
Anak-anak yang sudah terbiasa dengan keadaan seadanya

Daaannn.. Nun jauh disana, di kota-kota
Berlimpah makanan yang di pamerkan setiap harinya
Tidak memandang ada banyak orang miskin yang menontonnya
Sambil menelan ludahnya, membayangkan bisa makan enak sekali saja

Ada lagi di gedung-gedung tinggi
Berkeliaran tikus² berdasi
Memperkaya diri, tak ada hati mengikis dana bantuan yang bukan haknya

Dimana rasa empatimu?
Buka mata hatimu
Di sudut² kota, di pelosok desa
Banyak orang menahan lapar 
Berjuang melawan keadaan demi kelangsungan kehidupannya.


KESAKTIAN PANCASILA

Sejarah itu masih tertulis jelas
Bagaimana para pahlawan di bunuh dengan kejamnya
7 jendral meregang nyawa dalam kebengisan pki
Pembantaian massal dimana²

1 oktober 1965
Hari kesaktian pancasila menggema
Memperingati para pahlawan revolusi
Yang rela mati demi memegang teguh ideologi 

Bagaimana dengan kita para penerus bangsa?
Sila² pancasila yang mengandung penuh makna
Sila pertama sampai sila kelima
Tugas anak bangsa untuk mengamalkannya

Mengheningkan cipta mengenang para pahlawan bangsa
Memegang kokoh ideologi pancasila
Sebagai dasar negara 
Pemersatu bangsa dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika

MAAFKAN AKU

KETIDAKSEMPURNAANKU
Karya : Ana Restuningtyas

Maafkan aku yang tak sempurna
Yang tak dapat setiap waktu bersamamu
Yang tak dapat memberi kebahagiaan dengan wujud nyata
Yang tak dapat merajut nikmat semesta

Maafkan aku yang tak sempurna
Yang hanya bisa menunggu kabarmu
Dalam hari-hari sepiku
Menantikan kehadiranmu yang tak kunjung temu

Maafkan aku yang tak sempurna
Yang belum bisa membahagiakanmu
Dan masih sering merepotkanmu
Karena aku tak sempurna seperti dulu

Maafkan aku yang tak sempurna
Kecelakaan itu telah merenggut kebahagiaan kita
Sebagai hamba hanya bisa menerima apa yang menjadi titah Nya
Semoga Alloh memberi kesempatan aku untuk bisa berjalan lagi seperti sedia kala.

TRAGEDI DI BULAN SEPTEMBER

21 September 2001
20 tahun yang lalu
Aku sedang dalam keadaan yang kesakitan
kesakitan yang teramat sangat
Dengan kedua tangan tertancap jarum infus
Slang oksigen membantu pernafasanku lengkap monitor komputer di sebelahnya
Antara sadar dan tidak hidupku waktu itu
Aku belum mengetahui yang sakit itu apa
Punggungku tertimpa mesin
Dan tidak ada darah yang keluar dari tubuhku
Aku juga belum mengetahui bahwa kaki ini sudah tidak bisa di gerakkan lagi
Karena seluruh tubuh masih di ikat untuk tidak boleh bergerak² 
Hari itu... Antara hidup dan matiku
Kesakitan
Hingga saat ini.

20 tahun ku di kursi roda