Rintik-rintik jatuh di pelataran,
membasuh debu jalanan yang letih,
seperti jiwaku yang merindu ampunan,
di akhir Ramadan yang kian bersih.
Hujan turun dengan gemuruh doa,
membawa sejuk di hati yang gersang,
aku menatap langit penuh makna,
merenungi waktu yang kian berkurang.
Butir-butir air menari di jendela,
seperti air mata yang jatuh diam-diam,
mengalir bersama harapan yang menyala,
agar dosa luruh, kembali tentram.
Ya Allah, di derasnya hujan ini,
aku titipkan pinta di penghujung bulan,
jadikan hati ini bening kembali,
dan rezeki mengalir tanpa halangan.
Hujan pun reda, fajar menanti,
tak lama lagi gema takbir berseri,
semoga Ramadan ini tak sekadar pergi,
tapi tinggal di hati, abadi.
.jpg)

.png)
.png)
