CINTA YANG TAK TERPISAHKAN

Mulai ku goreskan pena menata aksara 
Di ruang sunyi bercerita tanpa wicara
Dibawah langit jingga merona 
Sayup terdengar gending asmarandana dari balik jendela kaca

Mengingatmu membuatku candu 
Entah kapan lagi kita akan bertemu
Terpisah dan di pisahkan oleh keadaan
Atau berpisah karena aku hanyalah wanita berkekurangan

Luka pun sudah tak kurasakan
Rotasi waktu mengajarkan kemandirian
Sendirian dalam mengarungi kehidupan
Semenjak kau tinggalkanku tanpa pesan 

Walau apapun yang kau lakukan terhadapku
Percayalah sampai detik ini aku masih mencintaimu
Kamu tak pernah tahu atau tak mau tahu 
Bahwa kabarmu kunanti, kedatanganmu ku tunggu




MOTIVANA

Seorang wanita bisa menyembunyikan cintanya selama 40 tahun, namun tidak bisa menyembunyikan kebenciannya lebih dari satu jam

Dan jika seorang wanita meneteskan air mata krn seorg pria yg telah berlaku buruk kepadanya, Malaikat akan mengutuk pria itu dalam tiap langkahnya

Ali Bin Abi Tholib

 

BERSAMA KAMU

Duduk di sampingmu menikmati perjalanan nan membahagiakan
Melewati hiruk pikuknya jalan raya
Menuju tempat peristirahatan kita
Melepas semua masalah yang melelahkan

Gerimis lembut menyertai perjalanan ini
Tepi jalan menyapa bunga² bermekaran
Semesta pun seakan ikut bercengkrama dan bercerita
Tertawa bersama ternyata bisa mengurangi beban hidup nyata

Walau di rentan segala luka 
Tersenyum tulus saling mendoa
Genggam erat tanganku
Hingga menua usia kita 

Aku berterima kasih kepada-Nya, telah menghadirkan dirimu ke dalam hidupku
Terimakasih atas bahumu tempat ternyaman untukku bersandar
Aku tahu, sekalipun kita berjauhan, kamu tidak pernah membiarkanku sendirian