Peluk sebentar boleh,


 

Karena dunia terasa sunyi dan berat belakangan ini.  

Aku tak minta kau ubah langit,  

hanya jadi pelangi kecil di hujan pikiranku.


Kita diam bersama, tak perlu kata,  

biar detik pelan-pelan menyembuhkan luka.  

Dalam pelukmu, aku bukan sekadar tubuh yang lelah,  

tapi jiwa yang ingin percaya bahwa esok bisa cerah.


Dan kalau pun harus hujan lagi,  

biarlah kita basah bersama, bukan sendiri

Langkah Kecil di Jalan Sunyi

Tak banyak yang tahu,

Tentang langkah-langkahku yang pelan,

Melewati lorong waktu dengan dada penuh harap,

Bukan untuk dilihat,

Tapi agar tak ada yang tertinggal di belakang.


Tak selalu kuat,

Namun tak pernah ingin menyerah.

Bukan karena aku hebat,

Tapi karena ada yang lebih lemah yang harus tetap kuat.


Bukan tentang siapa aku,

Tapi tentang siapa yang bisa terbantu lewat aku.

Bukan tentang apa yang aku punya,

Tapi apa yang bisa aku bagi, meski hanya setitik cahaya.


Aku tak butuh sorot lampu,

Biarlah Allah yang tahu.

Jika langkahku kecil,

Semoga tetap berarti di hadapan-Nya yang Maha Tahu.


TESTIMONI




Tahun demi tahun menulis, bukan karena ingin terkenal…

tapi karena aku ingin berbagi. Tentang hidup, luka, harapan, dan keteguhan.

Sejak 2021, tulisanku telah terbit dalam berbagai antologi.

Namun tetap, setiap kali karyaku lolos seleksi dan akan dibukukan,

rasanya masih seperti pertama kali: haru dan penuh syukur.

Terimakasih Ya Alloh…

dan terimakasih untuk orang-orang baik yang diam-diam mendoakan dan menyemangati.

Semoga setiap baitku bisa jadi cahaya.

Sekecil apapun, semoga cukup untuk menghangatkan hati yang membacanya.

HBD SANG EXPLORE


 Di batas senja, usia bertambah,

bukan sekadar angka… tapi jejak penuh makna.

Ada tawa, ada air mata,

ada cerita yang tak semua orang bisa baca.


Cak Bolang, Sang Explore 

engkau bukan sekadar penjelajah jalan,

tapi penjelajah hati banyak orang.

Dengan langkah yang ringan,

engkau hadir membawa terang.

Setiap candamu menghapus duka,

setiap aksi gilamu menyemai suka.

Tapi di balik tawa itu,

ada niat tulus yang tak pernah kamu pamerkan.


Hari ini, semesta turut mengucap:

“Barakallahu fii umrik, wahai penebar bahagia.”

Semoga Allah jaga langkahmu,

panjangkan umurmu dalam taat,

dan lapangkan hatimu untuk terus menguatkan sesama.


Selamat milad,

tetaplah jadi kamu yang tak tergantikan.

Kami di sini, bangga pernah mengenalmu

sebagai sahabat... sekaligus pahlawan untuk anak2 yatim piatu

yang senantiasa menunggu genggaman tanganmu.




NASKAH POEBLIZER

Naskah ini kutulis dengan air mata dan cinta.

Kukirim bukan untuk dipuji, tapi agar semakin banyak yang tahu: perjuangan itu nyata, dan layak dibaca