PURNAMA MERINDU

Poem : Ana Restuningtyas
Bulan purnama menyapa lewat jendela kamarku
Malam semakin pekat
Sunyi sepi di temani denting suara jam di dinding
Memegang sebuah pena, untuk mulai berkelana menggores tinta
Merambah kata lewat narasi cerita 

Secangkir kopi hitam sudah kusiapkan
Kopi hitam yang selalu kuseduh untuknya
Dulu… sewaktu masih bersama
Kehidupan bahagia yang pernah kita jalani sebelumnya
Hingga akhirnya perpisahan itu merenggut pondasi jalinan cinta kita

Menulis cerita ini, sambil senyum senyum sendiri
Masih hangat pelukan eratmu
Masih membekas kecupan keningmu
Walau luka terpatri di dalam hati
Kusimpan rapat dalam album kenangan

Hadirmu dalam bayangan semu
Penyemangat kalbu setiap waktu
Walau kita tak bisa bersatu
Namamu selalu dalam doaku
Semoga kamu bahagia selalu

REUNI SEKOLAH

Reuni Sekolah
Ana Restuningtyas

Pernah bersama sama dalam satu kelas
Berseragam putih abu abu
Suka cita di saat guru mengajar berhalangan,
Gemuruh riuh di kelas dengan beragam cara
Ada yang memainkan meja layaknya sebuah gendang dangdutan
Ada yang berbincang bincang serius layaknya sedang rapat di kantor pemerintahan
Ada yang tertidur di pojokan

Lonceng berbunyi yang di tunggu
Tanda selesainya pelajaran hari itu
Berhamburan keluar kelas menenteng tas 
Pulang ke rumah dengan langkah gontai

Kenangan semasa sekolah dulu yang tak bisa di putar kembali
Masa masa indah di sekolah,
Dan kini.. Kita bersua kembali 
Dalam situasi yang berbeda
Di usia yang sudah dewasa,
Ada yang sudah menjadi pegawai kantoran hingga ada yang masih  pengangguran.
Tetapi tidak menyulutkan semangat kami untuk bertemu setelah terpisah sekian waktu.

Reuni sekolah
Alhamdulillah masih di beri kesempatan bertemu sahabat kelasku 
Penuh haru pertama kali bisa bertemu
Namun.. Banyak juga teman teman yang sudah tiada, mendahului kita menghadap Alloh yang Maha Kuasa

Reuni putih abu abu
Sekolah tempat kita untuk bertemu 
Di sekolah juga tempat kita berpisah. 
Akan tetapi, persahabatanlah yang membuat hati dan kenangan kita selalu indah
Terimakasih para guru
Yang sudah penuh dengan kesabaran memberikan ilmu
Semoga kita bisa bertemu kembali di lain waktu.

SELAMAT PAGI INDONESIA

Karya : Ana restuningtyas

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur.

Terimakasih ya Alloh sudah memberi kesempatan bertemu pagi ini. 

Toa masjid mengumandangkan sholawat tahrim memberi tahu bahwa waktu subuh sebentar lagi datang.
Muslimin muslimah berduyun duyun ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat subuhnya

Tepat pukul 5 pagi aku menulis puisi ini
Dengan irama kokok ayam dan kicauan burung bersahutan yang menyambut fajar
Embun pagi memberi salam
 
Selamat pagi Indonesia
Semilir angin membelai tubuhku
Lalu lalang orang memulai aktivitasnya.
Ada yang sudah berangkat kerja.
Para pedagang bertransaksi jual beli di pasar
Para petanipun tak ketinggalan bergegas menuju sawah ladang
Namub ada juga yang belum bangun.

Salah satu anjuran Nabi Muhammad Shollohu Alaihi Wassalam adalah untuk tidak tidur sehabis waktu subuh. 
Nabi Muhammad Shollohu alaihi wassalam bersabda: “Seusai shalat fajar (subuh), janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rizki” (HR Thabrani).

Fajar sudah mulai memperlihatkan kecantikannya.
Menyinari semesta nan gagah perkasa
Semoga hari ini banyak kebaikan2 menyertai, keberkahan menaungi.

Selamat pagi Indonesia

SELAMAT ULANG TAHUN

Aku hanya minta sedikit waktu untukmu
Kan kubisikkan kata, bukan sebait kata rindu
Semesta memberi kabar
Bahwa hari ini ada yang merayakan hari kelahiran

Tak terasa waktu sangat cepat berlalu
Di hari istimewamu
Lantunan doaku menembus langit biru
Semoga di usiamu yang semakin berkurang
Kamu selalu di beri kesehatan dan kebahagiaan 

Happy birthday for you the nice person in the world. I hope you always happy

MARHABAN YA MUHARRAM

Marhaban Ya Muharram
Poem : Ana Restuningtyas 
Voice : Kak Nurhidayah Siregar, S.Pd,.M.Ag
OyyoNoerhidayah Siregar 

Hari akhir dalam bulan Hijriyah tahun ini
Menggema doa akhir dan awal Tahun
menggetarkan kalbu setiap insani
Menyambut Tahun hijriyah nan penuh berkah

Membumbung asa semua Makhluk-Nya
Menggores pena lembaran di kertas baru
Melambungkan cita cita 
Berharap terkabul hajat di tahun ini

Marhaban Ya Muharram
Bumi pertiwi masih di bayangi pandemi
Majelis majelis penyambutan tahun baru hijriyah di tiadakan
Sebagai upaya penanggulangan wabah agar tidak menular
Dengan peraturan pemerintah yang masih berkelanjutan

Muharram awal tahun Islam
Perbanyak doa mengagungkan Alloh yang Maha Kuasa
Momohon senantiasa terjaga iman dan islam kita
Selalu di kuatkan dalam menjalani kehidupan fana
Semakin taat dalam menjalankan ibadah

Aku berpasrah dalam bentangan sajadah
Berharap Alloh ampuni segala dosa
Meringankan langkah hidup dalam istiqomah

Di tengah wabah membayangi
Semoga Alloh Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa melindungi kita semua

Muharram bulan istimewa
Ada ibadah sunah yang luar biasa 
Yakni puasa Tasu"a dan Asyura
Di bulan Muharram hari kesembilan dan kesepuluh 

Rosululloh Shallahu Alaihi Wassalam bersabda,
"Sebaik baiknya puasa setelah Ramadhan adalah pada bulan Alloh yaitu Muharram"

Mari perbanyak ibadah di bulan ini
Bulan yang istimewa

Link Youtube : https://youtu.be/wV-uzUDtxR0

#puisi #marhabanyamuharram #tahunbaruislam1443h