AKU CAH MBATANG


 Bismillah..


Aku cah mBatang

Waktu berada di luar daerah nun jauh disana, berkenalan dengan banyak orang baru yang notabene bukan berasal dari satu daerah, (mereka dari berbagai daerah).
Pertama yg ditanyakan asal dari mana?
Batang, Jawa Tengah jawabku
Batang itu di mana yaa..?
Dimana nya Semarang?
Kalau dari kota Semarang kurang lebih 2 jam, melewati Alas Roban.
ooo Alas Roban..
Mereka sangat familiar banget dengan Alas Roban 😁 tetapi belum tahu Batang itu di mana.🤦🏻‍♀️
Alas Roban itu sudah masuk di daerah Kabupaten Batang jawabku lagi.
Batang sama Pekalongan dekat ya?
Kalau Pekalongan mereka tahu..
Sedih juga rasanya, kenapa Batang, Jawa Tengah banyak yang tidak tahu 😥
Rata2 mereka mengenal Alas Roban, dan Pekalongan.

Itu ceritaku beberapa tahun yang lalu, bisa di maklumi kalau mereka tahu nya Alas Roban, dan Pekalongan.
Karena media jaman dulu juga tidak seperti sekarang.

Aku cah mBatang

Batang dengan kuliner yang sudah dikenal seantero negeri, yaitu Megono nya.
Siapapun yang berasal dari Batang, dimanapun mereka berada, pasti kangen dengan sego megono khas Batang.

Selain Megono, di Batang juga terjenal dengan Emping mlinjo nya.
Belum lagi tempat-tempat wisatanya yang bagus2.
Dari laut, darat sampai pegunungan ada semua.
Dan beberapa tahun ke depan, in syaa Alloh Kabupaten Batang juga akan menjadi kawasan Industri yang besar.

Sedikit ceritaku tentang Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Daerahku tercinta, yang hari ini sedang berulang tahun yang ke 55 tahun 👏🏻👏🏻👏🏻🥳🥳

DIRGAHAYU KABUPATEN BATANG
MENUJU BATANG MANDIRI
Semoga bertambah maju dalam semua bidang pelayanannya, semakin sejahtera warganya, gemah ripah loh jinawi, aman sentosa, terhindar dari bencana, selalu dalam keredhoan dan keberkahan dari Alloh Ta'ala. Aamiinn Ya Robbal'alamiin..

Ana Restuningtyas
08 April 2021

MEMBENCIMU... AKU TAK MAMPU

 

Bagaimana aku bisa membencimu

Dalam tulisan kali inipun, dengan atau tanpa adanya aku dipikiranmu

Aku masih memikirkanmu

Bagaimana dulu kita berusaha untuk selalu bersama dalam keadaan apapun

Eratnya gandengan tanganmu yang selalu menguatkanku

 

Sehingga tak pernah aku bayangkan

Kamu yang tidak bisa seharipun tanpa aku,

Tega meninggalkan tanpa pesan, pergi masih berpamitan

dan pulang sudah berstatus suami orang

 

Aku bahagia bila melihat lelakiku bahagia

Mungkin aku memang tak pantas berada disisinya

Sehingga dia lebih memilih perempuan pilihan orangtuanya

Dan dengan penuh kesadaran diri, aku melepasnya

 

Semenjak kepergianmu, hatiku kosong tanpa tujuan

Aku harus melalui fase-fase sulit sendirian

Semua hal yang kutemui selalu mengingatkan

Ragamu sudah tak kutemui, namun kenangan bersamamu masih mendegupkan




KIAT MENULIS DALAM AJANG LOMBA MENULIS CERPEN TINGKAT NASIONAL 2021



 

Apa yang melatarbelakangi saya mengikuti lomba cerpen dengan tema wanita hebat Indonesia

1. Naskah cerpen ini saya dedikasikan untuk almarhumah ibunda tercinta sebagai salah satu dari jutaan wanita hebat Indonesia,

2. Naskah ini juga sebagai referensi saya menuangkan ide yang sudah saya tulis sedikit demi sedikit, saya satukan menjadi satu naskah cerpen ini.

3. saya salah satu perempuan disabilitas Indonesia, semoga dengan keikutsertaan saya dalam lomba ini, bias menginspirasi atau memotivasi teman-teman para perempuan disabilitas untuk terus berkarya walau dalam keterbatasan fisik.

Hambatan yang di temui dalam menulis, bagaimana tips merubah hambatan jadi dorongan menyelesaikan tulisan?

Menghadapi berbagai kendala yang ada selama menulis memang harus menjadi perhatian, apalagi sebagai penulis pemula seperti saya,sangatlah wajar. mood dalam menulis salah satu kendala, selain itu kurang focus dan malas dalam menulis.

Maka dari itu untuk mengatasi kendala atau hambatan dalam menulis seorang penulis pemula, yang pertama harus ada Niat. Tanamkan dalam hati, harus bisa menyelesaikan naskah ini. Selanjutnya harus focus atau konsentrasi, dan konsisten.

Penulis pemula biasanya juga masih bingung dalam mencari idea tau gagasan yang akan di tulis menjadi sebuah naskah, untuk mengatasi hal tersebut, begitu ad aide langsung di tulis, di kumpulin setiap ide-ide yang di temukan. Setelah ada waktu, di baca semua ide nya, di perbaiki, di teruskan sampai menjadi satu naskah buku atau naskah cerita. Jadi mengalir saja ketemu idea tau gagasannya.

Penulis pemula juga harus sering membaca buku-buku apapun, yang menjadikan diri terinspirasi dan termotivasi menjadi seorang penulis yang berkualitas.

Dampak yang dirasakan setelah menuangkan setelah menuangkan ide dan mengembangkannya melalui sebuah karya?

Alhamdulillah, sangat senang, lega, karena wadah seperti inilah yang saya nanti2kan, begitu melihat pengumuman ada lomba cerpen dengan tema “Perempuan Hebat Indonesia” langsung excited banget, cerita yang aku tulis sedikit demi sedikit, aku kumpulin, aku jadikan satu, di perbaiki, di lanjutkan dan akhirnya jadilah satu naskah cerpen yang langsung aku kirimkan ke panitia.

Kalau menang itu bonus dari Alloh, dan kalau tidak menjadi juara pun naskah cerpen akan dibukukan. Itu yang membuat aku sangat bersemangat dalam mengikuti lomba menulis cerpen ini.

 

NEGERIKU SEDANG CEMBURU

 

Negeriku sedang cemburu

Juli 2021



Jumawa terus di pertontonkan

Siraman air kepada pedagang

Dagangan di bawa dengan kasar

Denda di mana mana

Buruh bangunan di keluarkan dari pekerjaan

 

Rasa kemanusiaan sudah terkikis

Berseragam bermuka bengis

Seakan hidup di dunia selamanya

Tidak sadarkah mereka, karma ada di depan mata.

 

Negeriku sedang cemburu

Koruptor di lindungi

Rakyat kecil di tangkapi

Tidak sependapat, langsung tangkap

Sedangkan para koruptor hilang lenyap

Beritanya di telan bumi


Rakyat diam, kelaparan

Mengikuti aturan yang menyesatkan

Takut mengungkapkan

Karena telah terjadi pembungkaman

POTRET KEMISKINAN

POTRET KEMISKINAN 
Karya :Ana Restunimgtyas

Bapak pengayuh becak duduk termenung, tatapannya kosong
Berangkat pagi perut belum terisi
Perih tak di rasakannya
Hanya air mineral menopang kelaparannya

Matahari semakin meninggi
Membakar kulitnya yang menghitam
Berhari-hari sepi penumpang
Semenjak ppkm level pertama hingga sekarang

Di rumahnya, seorang ibu sedang membakar singkong untuk makan, tidak ada nasi ataupun lauk pauk di rumahnya.
Hanya ada singkong hasil dari buruh di kebun juragan desanya.
Anak-anak yang sudah terbiasa dengan keadaan seadanya

Daaannn.. Nun jauh disana, di kota-kota
Berlimpah makanan yang di pamerkan setiap harinya
Tidak memandang ada banyak orang miskin yang menontonnya
Sambil menelan ludahnya, membayangkan bisa makan enak sekali saja

Ada lagi di gedung-gedung tinggi
Berkeliaran tikus² berdasi
Memperkaya diri, tak ada hati mengikis dana bantuan yang bukan haknya

Dimana rasa empatimu?
Buka mata hatimu
Di sudut² kota, di pelosok desa
Banyak orang menahan lapar 
Berjuang melawan keadaan demi kelangsungan kehidupannya.