SAMPAI LUPA AKU CARANYA BAHAGIA

Untuk saat ini, aku hanya punya puisi

Apakah aku masih bisa punya rasa bahagia?

Sedangkan kesedihan sudah menjadi makanan sehari-hari

Ataukah.. hatiku sudah mati

 

Dalam fase hidup yang datar

Lebih baik menghindar dari hingar bingar

Semua sangat melelahkan

Pundak ini seakan tak sanggup menahan beban

 

Kesakitan, kegagalan, keterpurukan

Aku hanya pura-pura tegar, pura-pura kuat

Agar terlihat bahwa aku baik-baik saja

Padahal sedang menahan air mata



PADAMU


Padamu cinta

Sapaku setiap hari tanpa kau pinta

Masih disini memeluk sepi

Berkawan kata yang ku rangkai menjadi puisi

Harapku, suatu waktu kamu membacanya

 

Padamu rindu

Mengingatmu masih menggetarkan qalbu

Kamu yang membuatku banyak belajar

Belajar menjadi diri sendiri

Belajar tentang pahitnya kehidupan

Belajar untuk selalu bergantung hanya kepada Tuhan

BERTEMU DIA DALAM MIMPI SAJA, AKU BAHAGIA

 

Untuk kesekian kalinya aku bermimpi tentangnya

Sejak kau dan aku sudah tak menjadi kita

Lewat mimpi kita bisa bersua

Serasa tak ingin terjaga, ingin berlama-lama bersama

 

Bumi berputar sangat cepat

Seperti baru kemarin lalui waktu dengan dia

Dalam dekapannya hilang semua gulana

Hingga takdir memisahkan kita

 

Untukmu yang kini sudah menjadi kenangan

Terimakasih sudah memberi warna kehidupan

Menulis tentangmu terkadang membuatku rindu

Karena hingga detik ini, aku tak sanggup untuk membencimu



 

TERIMAKASIH SAHABATKU

Ku gores secarik kertas dengan tinta

Mengukir aksara yang terlontar dari jiwa

Merubah syair puisi menjadi doa

Untuk sahabatku di manapun kau berada

 

Di luar angin berhembus merasuk kedalam qalbu

Taburan cahaya bintang kelap kelip di angkasa

Teringat petuah sahabat bahwa akan selalu ada cahaya dari gelap menuju terang

Lewatilah fase-fase kehidupan dengan penuh kesabaran

 

Disaat aku jatuh terpuruk tak berdaya

Disaat yang lain meninggalkan, kau tetap ada

Bila hari-hariku penuh keresahan

Kaulah yang menenangkan

 

Duhai sahabat baikku

Maafkan aku

Yang sering merepotkanmu

Yang sering mengganggu waktumu

 

Kaulah sahabatku

Kau telah mengajariku banyak hal tentang kehidupan

Dalam setiap doaku terselip namamu

Lewat bait-bait puisi kusampaikan

Terimakasih yang tak terhingga



PAGI MEMUISI

Di awali dengan Bismillah

Senyum mentari menyapa semesta

Sambut hari baru nan cerah

Bersyukur atas rahmat Alloh yang Maha pemurah

Ku langitkan asa berbingkai doa

Genggam tekad penuh semangat

Mencari redhoMu dalam setiap langkahku