MALAM NUZULUL QURAN



17 Ramadhan cahaya malam turunnya Alquran
Insan bumi berlomba menggapai Lailatur Qodar
I'tikaf dengan memperbanyak ibadah
Membaca Alqur'an, berdzikir, bersujud padaNya
Memohon ampunan dan di kabulkannya doa 

Bulan ramadhan bulan nan mulia 
Bersyukur yang tak terhingga kepada Allah Ta'ala 
Yang sudah memberi kesempatan kami bersua kembali dengan bulan puasa

Alhamdulillah masih bisa mendengar suara orang membangunkan sahur keliling dengan berbagai cara
Masjid dan mushola masih ramai muslimin dan muslimah menjalankan ibadah sholat taraweh berjamaah, bertadarus bersama
Momentum ini yang kami takutkan tidak bisa kami lakukan di tahun² mendatang. 

Allohu Alloh...
Berkahilah kami dalam sepanjang Ramadhan ini
PengampunanMu yang kami nanti
Jangan hilangkan nikmat² yang Engkau beri
Mudahkanlah kami dalam beribadah kepadaMu
Jadikanlah Ramadan ini sebagai akhir dari semua kesedihan kami 
dan menjadi awal dari kebahagiaan kami.

PERCIKAN API PERPISAHAN





Awal perjalanan cinta dua sejoli
Mengarungi hidup bersama dalam ikatan suci
Bahagia rasa dalam dada
Sehari bak ratu dan raja

Kehidupan kita semakin bahagia
Kehadiran bayi mungil buah cinta kita
Aku makmum yang menjalankan perintah agama
Sebagai ibu rumah tangga nan bahagia

Seiring waktu, bermunculan sifat aslinya
Semakin hari semakin nyata
Lelaki yang aku cinta tak seperti pertama jumpa
Sejak saat iitu percik api pertengkaran mulai ada

Rumah tangga sudah tak sehat lagi
Terlontar kata talak dari mulut suami
Kubertahan walau hati terus di tusuk duri
Hingga akhirnya aku memiliih untuk pergi 


TUAN.. AKU LELAH

 Penat membebani badan

Semua luka, hantaman, cobaan tak bosan menghapiri

datang silih berganti

Walau di paksa kuat oleh keadaan

Dan terus berpura-pura kokoh yang membuat hati kian cedera

 

Haii Tuan…

Bolehkah aku pinjam pundakmu

Tuk senderkan isi kepala yang riuh

Gemuruhnya menghantam dari segala sisi, serasa ingin membelah

Biar berjatuhan seluruh tekanan di tumpukan gelisah

 

Terkadang.. ingin menyerah di tengah bait-bait takdir

Entah sudah berapa alenia goresan tinta aksara

Sudah berapa putaran jarum jam yang tak pernah lelah terus berputar

Sudah berapa kali layar monitorku mati karena kehabisan tenaganya

 

Dan.. apakah aku harus seperti jarum jam yang terus berputar hingga mati sendiri

Atau aku harus seperti layar monitorku yang sudah kehabisan daya namun terus di paksa, di jejali dengan bermacam-macam file-file kehidupan setiap waktunya.

 

Tuan…

Aku lelah


MALAM NISHFU SYA'BAN 1443H

Semesta menumpahkan keberkahan 
Di atas sana bulan purnama terang benderang
Menyinari kalbu insani yang sedang bersujud di hadapan Illahi
Memohon ampunan atas ssgala dosa yang telah di lalui

Pertengahan bulan menuju Ramadhan
Malam ini kita bersiram munajat
Lisan tak henti berdzikir, bertahmid, bertakbir
Dada bergetar, air mata mengalir 

Nishfu sya'ban malam istemewa
Deras air mata dalam pertaubatan nasukh
Di lembar sajadah kuberpasrah
Ya  Robbi... isyiqomahkan aku dalam beribadah kepadaMu