DICINTAI SEMPURNA

Cintailah dia yang mencintaimu,

bukan karena rupa atau waktu,

tapi karena hatinya memilihmu,

dalam diam, dalam doa yang tak pernah jemu.


Sebab di matanya, kau tak perlu menjadi lebih,

tak harus sempurna atau serupa bintang di langit bersih,

karena baginya, dirimu sudah cukup,

cukup indah, cukup utuh, cukup penuh harap.


Ia melihatmu bukan dengan mata,

tapi dengan jiwa yang rela,

menerima luka dan tawa,

menjadikanmu satu-satunya makna.


Cintailah dia yang mencintaimu,

karena hanya di hatinya,

kau akan selalu terasa sempurna,

meski dunia berkata sebaliknya.




CINTA DALAM KEIKHLASAN




Aku memilih jalan ini dengan hati lapang,
Bukan karena tak mampu menghalangi,
Tapi karena cinta yang kupahami,
Adalah memberi waktu, bukan hanya memiliki.

Bahagiaku bukan saat dia di sisiku selalu,
Tapi saat rumah pertamanya tetap utuh.
Saat wajahnya berseri karena damai,
Saat tanggung jawabnya tetap terjaga.

Walau hatiku menjerit merindu
Ingin mengeluh, tapi kuurungkan.
Karena aku tahu, mencintai dengan hati,
Berarti merelakan tanpa menguasai.

Jalan ini mungkin tak semua pahami,
Tapi bagiku, cinta bukan hanya tentang aku.
Selama dia tetap dalam kejujuran
Aku pun bahagia dalam doa yang kupanjatkan

JEJAK LANGKAH RELAWAN





Langkah kecil, hati terbuka,
Menempuh jalan tanpa ragu,
Dari desa hingga kota penuh cerita,
Menebar harap di tiap temu.

Tangannya tak selalu kuat,
Tapi jiwanya tetap menyala,
Menyalakan semangat,
Dalam tiap doa dan kata.

Bukan harta yang ia cari,
Bukan pujian, bukan nama,
Hanya ingin dunia berseri,
Walau setitik dalam senyum semesta.


PESAN CINTA DI MALAM NIFSU SYA'BAN

Malam Nifsu Sya'ban, saatnya bertemu
Dalam doa, hati menyatu
Kisah cinta yang terhalang oleh waktu
Sibuknya dunia, membuat jarang bertemu

Dia yang dicintai, seperti bintang di langit
Jauh dimata  tapi tetap terlihat dalam hati
Pasrah, kuserahkan cintaku pada-Nya
Pada Alloh, yang Maha Mengerti

Malam ini, aku berdoa 
Mengharapkan kesehatan, keselamatan & perlindungan-Nya
Doa terangkat, seperti aroma kembang
Mencapai langit, bertabur bintang

Pertemuan doa di langitNya
Air mata terus membanjiri
Malam Nisfu Sya'ban, menjadi saksi
Ciinta dan doa dalam balutan semesta

AKU DAN WAKTUMU

Aku dan waktumu, dua jiwa yang berbeda

Bertemu dalam kesempatan, yang tidak terduga

Aku yang selalu menunggu, waktumu yang selalu berlalu

Tapi dalam pertemuan kita, aku merasa waktu berhenti


Waktumu yang cepat berlari, aku yang ingin mengejar

Tapi aku sadar, waktu tidak bisa dikejar

Aku hanya bisa menikmati, setiap detik yang kita miliki

Dan berharap, waktumu bisa menjadi milikku


Tapi aku tahu, waktumu tidak bisa dimiliki

Aku hanya bisa menikmati, setiap saat yang kita bagi

Dan berharap, kenangan kita, bisa menjadi abadi