LILLAH, MAKA KUAT

Kami melangkah bukan karena kuat,

tapi karena Allah yang menguatkan niat.

Tak digaji, tak dipuji,

tapi hati ini cukup dengan ridha Ilahi.


Kami relawan,

bekerja senyap dalam bising dunia,

mengulurkan tangan di kala lupa,

mengusap luka yang tak tampak mata.


Tak perlu sanjungan,

karena yang kami harap hanya pandangan Tuhan.

Tak perlu upah,

karena yang kami cari adalah berkah.


Jika lelah mulai menjalar,

kami ingat:

“Barang siapa meringankan beban saudaranya,

maka Allah akan ringankan hidupnya di dunia dan akhirat.”


Jangan lelah, wahai hati yang ikhlas,

karena kerja kita bukan untuk dilihat manusia,

tapi agar bernilai di hadapan-Nya.


Untuk Sahabat-Sahabatku Tercinta

Tidak ada kata yang cukup untuk menggambarkan rasa terima kasihku pada kalian…

Di saat langkahku terasa berat, kalian datang membawa cahaya.

Di saat aku terjatuh, kalian mengulurkan tangan tanpa ragu.

Kalian bukan sekadar teman lama, tapi keluarga yang Tuhan titipkan dalam hidupku.


Aku masih ingat saat aku lemah, kalianlah yang menguatkan…

Saat aku merasa sendiri, kalian hadir dengan cinta tanpa syarat.

Bukan hanya materi yang kalian berikan, tapi juga kehangatan, perhatian, dan doa yang tak henti-henti.

Aku menangis bukan karena sedih, tapi karena terharu atas ketulusan kalian.


Terima kasih karena tetap di sini, meski waktu telah memisahkan langkah kita.

Terima kasih karena tak pernah lelah mendukungku, bahkan saat aku merasa tak berdaya.

Semoga Allah membalas setiap kebaikan kalian dengan limpahan berkah dan kebahagiaan.


Kalian adalah anugerah terindah dalam hidupku.

Aku bangga pernah berjalan bersama kalian,

dan akan selalu bersyukur memiliki sahabat sebaik kalian.


Dari hati yang paling dalam,

Aku mencintai kalian, sahabat-sahabatku.





Untuk Dua Sosok Luar Biasa

Ada orang-orang yang datang dalam hidup kita sebagai cahaya,  

yang menerangi saat langkah terasa gelap,  

yang mengulurkan tangan tanpa diminta,  

yang hadir bukan hanya dalam kebahagiaan, tapi juga dalam setiap luka dan perjuangan.  


Kepada kalian, dua sahabat luar biasa yang begitu peduli padaku…  

Aku ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam.  

Kalian bukan hanya sekadar teman, tapi saudara yang Allah kirimkan untukku.  

Kepedulian kalian bukan hanya menguatkan aku,  

tapi juga menjadi jembatan bagi teman-teman lain untuk ikut peduli.  

Dari kalian, aku merasakan hangatnya kebersamaan, ketulusan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.  


Aku tahu, tak ada balasan yang bisa sebanding dengan kebaikan kalian…  

Tapi aku selalu berdoa, semoga Alloh membalas semuanya dengan keberkahan yang luas,  

dengan kebahagiaan yang tak terhitung, dan dengan kemudahan dalam setiap langkah kalian.  


Terima kasih, sahabat-sahabatku.  

Tanpa kalian, aku mungkin tak sekuat ini.  

Aku bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan hidup kalian,  

dan aku akan selalu membawa nama kalian dalam doaku


DAILY VOLUNTEER


Daily Volunteer
 

Di pagi yang sunyi, langkah pun berlari,
Menggapai harapan di sudut negeri,
Bukan mahkota, bukan puji,
Hanya hati yang ingin berbagi.

Tangan-tangan kecil menyapa hangat,
Mata berbinar meski langkah terpijat,
Relawan datang bukan untuk harta,
Tapi cinta yang selalu nyata.

Setiap hari adalah cerita baru,
Menghapus duka, membangun mimpi yang semu,
Di balik letih, senyum pun mekar,
Karena peduli tak pernah pudar.

Tak ada bayaran, tak ada tanda jasa,
Namun hati lapang penuh makna,
Daily volunteer, cahaya di kelam,
Menjadi pelita di malam yang suram.

Meski lelah menyapa di penghujung hari,
Hati bahagia, jiwa pun berseri,
Karena di setiap langkah yang tak terhitung,
Ada cinta yang terus menyambung.

Doa dan Doaku

Di malam yang hening, aku berdoa,  

Untuk kehidupan yang kujalani,  

Untuk suamiku, orang tua, saudara juga sahabat-sahabatku

Dengan cinta yang tulus, dan ketulusan yang mendalam.


Aku berharap pada takdir yang indah,  

Semoga pertemuan itu tak lama lagi,  

Di waktu yang tepat, di tempat yang tepat,  

Dengan pasangan yang akan saling melengkapi.


Aku berdoa, semoga aku dipersiapkan,  

Untuk menjadi yang terbaik, bukan hanya untuk diri sendiri,  

Tapi juga untuk dia yang akan hadir,  

Menjadi pendamping sejiwa, dalam suka dan duka.


Malam ini aku hanya bisa berharap,  

Namun aku tahu, doa tak akan sia-sia,  

Suatu saat nanti, hidupku akan penuh dengan kebahagiaan,  

Dalam rumah tangga yang penuh berkah, penuh cinta.


--