Setiap tangan yang menengadah ke langit,
bukan sekadar meminta, tapi berserah pada yang Maha Mendengar.
Dalam sunyi, doa meluncur tanpa suara,
namun langit menyambutnya dengan cinta yang luar biasa.
Tak satu pun harap melayang sia-sia,
meski jawabannya mungkin datang dalam bentuk yang tak disangka.
Air mata yang jatuh bersama rindu,
kan tumbuh jadi bahagia dalam waktu yang tak pernah keliru.
Sungguh, tangan yang menengadah tak akan pulang dengan hampa,
karena Allah tak pernah meninggalkan hamba yang percaya.
Teruslah berharap, teruslah percaya,
sebab langit selalu terbuka untuk jiwa yang berserah penuh cinta
.png)



