SABTU SENDU

Saat aku putuskan untuk menutup semua jalan menujuku, hanya satu jalan yang kubiarkan terbuka. Masuklah melalui jalan puisi, kau akan menemukannya, dan takkan pernah kehilanganku


HANYA MENJALANKAN TITAH-NYA

 

Terengah-engah nafasmu

Keringat mengucur dari tubuhmu yang lusuh

Nampak perkasa raga yang tak sempurna

Mencari nafkah menghidupi keluarga

 

Kemiskinan tak membuatnya hina

Lapar dahaga sudah terbiasa

Terik mentari tak menjadi penghalang

Hanya semangat yang ia punya

 

Berbalut syukur dalam setiap langkahnya

Hanya hamba sahaya yang mengikuti alur cerita Sang Sutradara

Hidup di dunia hanya sementara

Menjalani titah-Nya menggapai Redho-Nya

 

Walau hanya punya satu kaki dia terus berjalan menjajakan dagangan

Menelusuri jalan dari kampung ke kampung

Dengan beban berat di punggung dan kepalanya

Hari itu belum ada satupun yang terjual





 

 

KEKUATAN DOA (HADIAH HP DARI SAHABAT TERBAIKKU)

Bismillah.. 
doa?  
Saya percaya. Terutama doa yang lahir dari rasa sakit, penderitaan, dan hati yang hancur—doa seperti itu punya pengaruh yang luar biasa.

Saya pernah merasakannya.  
Saat usaha sedang sepi dan saya tidak punya uang sama sekali, saya hanya bisa berdoa.  
Handphone satu-satunya yang biasa saya pakai untuk membuat video puisi sudah saya jual demi melunasi utang.  
Tidak ada bayangan sama sekali bisa membeli HP baru. Untuk kebutuhan sehari-hari pun saya kesulitan.

Saya hanya berserah dan memohon kepada Allah...  
Dan benar saja, kekuatan doa itu begitu dahsyat.  
Masyaa Allah tabarakallah—Allah kirimkan orang-orang baik tepat pada waktunya.

Sahabat saya, Bapak Mujarwo dan istrinya yang berhati mulia, datang membawa sebuah handphone baru dalam kardus.  
Allahu Akbar... sampai saat ini, saya masih terharu setiap kali mengingat momen itu.

Terima kasih sahabatku, yang begitu baik dan suka berbagi rezeki dengan saya dan teman-teman lainnya.  
Semoga Allah melipatgandakan rezekimu dan keluargamu, memberkahi setiap langkahmu, memberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan yang berlimpah.  
Aamiin... ya Mujibassailin.





TERIMA KASIH PENYULUHKU



Terima Kasih Penyuluhku 
Karya : Mujarwo

Tak pernah kudengar lelahmu
Walau peluh semburat didahimu
Tak pernah kulihat keluhmu
Sungguhpun beban teronggok ditengkukmu

Demi kami kau sembunyikan sedu sedanmu
Demi suksesku tak kautunjukkan bebanmu
Setiamu mengiringi langkah asaku
Kesabaranmu adalah wujud keikhlasanmu

Jasamu tak kan pernah kuabaikan
Kesadaranku abadikan kebajikanmu
Lelahmu semoga menjadi keberkahanmu
Sujudku selalu terselip doa untukmu

Jasamu terukir diprasasti kalbuku
Cahayamu bersinar dibinar tatapku
Seribu simpuh teronggok dikakimu
Kupersembahkan sebagai rasa terima kasihku

UNTUKMU GURUKU || SELAMAT HARI GURU NASIONAL

Guru

Dari nya kita bisa menulis dan membaca

Dari nya kita belajar tentang keikhlasan

Walau seringkali ada yang membuat kegaduhan

Kau tetap mengajar dengan penuh kesabaran

 

 

Guru..

Tanpa lelah kau mendidik kami

Darimu kami mengenal ilmu

Dengan berbagai pelajaran yang berharga

Kau bimbing kami menggapai cita-cita

 

Guru…

Kau adalah pejuang pendidikan

Sungguh besar pengabdianmu

Tekadmu terus menguat mencerdaskan anak bangsa

Di pelosok-pelosok desa hingga kota

 

Guru…

Sungguh besar sumbangsihmu terhadap kemajuan Negara

Darimu lahir orang-orang hebat dan bermartabat

Jasamu mengalir di setiap relung jiwa

Kaulah pahlawan tanpa tanda jasa

 

Terimakasih guru

Doa kami mengalir setiap waktu