Terkadang,
bukan tawa yang menguatkan,
Melainkan perut yang lapar
yang mengajarkan arti cukup dan syukur.
Terkadang,
bukan harta yang menyadarkan,
Melainkan dompet yang kosong
yang membuka mata akan nikmat sederhana.
Terkadang,
bukan kelapangan yang mendewasakan,
Melainkan masalah yang menimpa
Yang melatih sabar dan menggugah jiwa.
Terkadang,
bukan sehat yang kita pahami,
Melainkan tubuh yang sakit
yang mengingatkan bahwa kita hanyalah hamba.
Begitu sering,
kita lalai saat diberi kelimpahan,
Namun menjadi bijak saat diuji kekurangan.
Karena hidup bukan tentang banyaknya punya,
Tapi seberapa dalam kita maknai tiap ujian-Nya




