Dalam 10 hari terbaik, aku hadir setengah sadar,
Puasa kujalani, tapi doaku tertinggal di antara kesibukan yang berputar.
Bukan aku tak rindu pada-Mu, ya Allah…
Hanya saja, aku sering kalah oleh waktu, oleh tanggung jawab yang tak mau menunggu.
Aku takut… takut jadi hamba yang hanya kuat di luar,
Tapi kosong di hadapan-Mu, ya Rabb…
Aku ingin menangis dalam sujud, tapi kadang bahkan sujudku pun terburu,
Karena terlalu banyak yang harus aku urus, terlalu banyak yang aku jaga agar tak runtuh.
Namun Engkau tahu… Engkau selalu tahu.
Air mataku yang tak sempat mengalir,
Letihku yang tak sempat aku adukan,
Dan doa-doa yang hanya sempat kupeluk dalam hati.
Ampuni aku, ya Allah… peluk aku yang belum sempurna ini,
Bantu aku agar tetap kuat, dan jangan biarkan hatiku jauh dari-Mu lagi.
