LANGIT PELARIAN

 Andai manusia bisa terbang,  

mungkin langit tak lagi luas.  

Dipenuhi oleh jiwa-jiwa lelah,  

melarikan diri tanpa arah.  


Sayap angan mengepak tinggi,  

Meninggalkan sunyi di bumi.  

Namun, apakah langit menjanjikan  

pelukan yang lebih menghangatkan?  


Karena dalam tiap langkah yang hilang,  

terbentang tanya yang tak terjawab:  

Apakah benar pergi adalah pilihan

Atau hanya ingin membawa luka, menghindari tanya?