Jangan kau nilai langkah saudarimu,
barangkali ia sedang menuju cahaya,
melalui jalan sunyi yang tak pernah kau tahu,
melewati luka yang tak pernah kau rasa.
Ia mungkin tak bersuara,
tapi tiap diamnya adalah zikir,
tiap tangisnya adalah doa
yang hanya langit mampu mendengar.
Kau melihat ragu dalam langkahnya,
padahal itu keyakinan yang dibungkus hening.
Kau melihat asing di caranya,
padahal ia sedang pulang—dengan cara yang paling tulus.
Maka, lepaskan prasangka dari matamu,
dan doakan setiap jiwa yang berjalan,
karena tak satu pun dari kita,
punya peta utuh menuju Tuhan.
