Bagian terindah dalam hidupku,
bukan bunga, bukan pelangi,
tapi hari saat doa-doaku
berubah wujud dan menjadi kamu.
Bukan pertemuan yang biasa,
karena aku tahu, ini bukan kebetulan.
Ada tangan langit yang menuntun,
menyelipkan namamu dalam takdirku diam-diam.
Bersamamu, waktuku lebih lapang,
doaku lebih dalam,
dan senyumku lebih mudah tumbuh,
karena kamu adalah jawaban yang lembut itu.
Terima kasih telah datang,
bukan hanya dalam hidupku,
tapi dalam keyakinanku bahwa
Allah menyayangiku dengan mempertemukan kita.
.jpg)