UJUG UJUG MELINTAS

Terkadang,  

tanpa aba-aba,  

aku tersenyum lirih,  

di tengah sepi yang bersandar di bahuku sendiri.  


Hanya karena wajahmu

datang,  

melintas pelan di kepala,  

seolah langit sore menitipkan bayangmu lewat angin.  


Efek rindu, mungkin.  

Atau doaku yang menjelma menjadi kenangan  

lalu singgah tanpa permisi—  

membuat dadaku hangat,  

meski kau tak di sin