Ada hati-hati yang tetap bertahan.
Tak digaji, tak selalu dipuji,
Tapi memilih melangkah demi kemanusiaan yang hakiki.
Ada yang memberi dengan diam,
Ada yang memberi dengan ramai.
Ada yang peduli sampai ke detail,
Bahkan memikirkan ongkos dan lelah yang mengiringi amal.
Terkadang harus merogoh saku sendiri,
Untuk administrasi, logistik, atau sekadar transportasi.
Namun semua dijalani dengan senyum,
Karena keyakinan bahwa semua ini bukan untuk dunia semata.
Dunia sosial memang tak selalu mudah,
Tak semua berjalan lurus seperti yang diharap.
Namun di tengah segala ujian dan celah,
Selalu ada cahaya: Allah yang Maha Melihat segala langkah.
Pejuang kemanusiaan tak selalu punya panggung,
Namun mereka punya langit sebagai saksi.
Tak selalu dipeluk oleh manusia,
Namun selalu dijaga oleh Yang Maha Cinta.
Teruslah melangkah,
Walau pelan, walau sendiri.
Karena di balik letih yang tersembunyi,
Ada pahala yang Allah simpan abadi.
