Tak kupanggil namamu,
tapi kutitipkan pada angin subuh
agar sampai di sela-sela langkahmu
sebagai pelindung yang tak tampak,
sebagai harap yang tak lekang.
Aku tak hadir di hadapanmu,
tapi dalam setiap sujud,
ada namamu yang tak pernah luput—
kusisipkan dalam sunyi,
karena mencintaimu,
adalah menjaga dari jauh
tanpa harus kau tahu
