Tak perlu tahta, tak perlu nama,
Cukup tangan yang memberi tanpa syarat,
Karena di langit, tak ada angka,
Hanya keikhlasan yang dicatat.
Orang berkata, “Apa kau mencari pujian?”
Kau tersenyum, tak perlu jawaban,
Sebab sedekahmu bukan untuk mata manusia,
Melainkan untuk Dia yang Maha Melihat.
Tak peduli suara yang meragukan,
Yang bernilai bukan tuduhan dunia,
Melainkan kemurnian di hati kecilmu,
Yang memberi tanpa berharap kembali.
Maka teruslah, wahai tangan yang murah hati,
Karena setiap butir yang kau lepas,
Telah tertanam dalam tanah keabadian,
Berbuah di hari yang penuh cahaya




